lingkungan pemasaran global


Ø  Lingkungan pemasaran global : Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan perusahaan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran.
Ø  Teori terkait pemasaran global : Adalah kinerja kegiatan bisnis dalam merencanakan, menetapkan harga, promosi dan penyaluran barang atau jasa kepada konsumen ke lebih satu negara untuk memperoleh keuntungan. Pemasaran internasional sebagai salah satu disiplin ilmu pemasaran (1) : Proses memusatkan sumber daya dan sasaran hasil dari suatu organisasi pada peluang lingkungan dan kebutuhan. Pemasaran (2) : Kumpulan dari konsep, alat teori, kebiasaan, prosedur dan pengalaman. Walaupun pemasaran adalah sebuah disiplin ilmu yang bersifat universal, pelaksanaan bervariasi dari negara ke negara.
Ø 
      Pemasaran global adalah proses memfokuskan sumber daya (manusia, uang dan asset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan menghadapi ancaman pasar global.
Dimensi-dimensi utama dalam pemasaran global adalah :
1. Lingkungan pemasaran global
2. Segmentasi pasar global
3. Pemasaran dengan sasaran global
v Tahap tahap pengembangan perusahaan tradisional :
  Tahap Domestik
Model                          : Tidak ada model
Orientasi                     : Etnosentris
Peran Unit Negara      : Satu Negara
Pengetahuan                : Negara Sendiri
Contoh masing – masing negara dan produk : PT. Semen Padang (Indonesia) merupakan produsen semen.

2.      Tahap Internasional 
Model                          : Federasi dan Terkoordinasi
Orientasi                      : Etnosentris
Peran Unit Negara      : Mengadaptasi dan meningkatkan kompetensi
Pengetahuan                : Diciptakan di pusat dan dialihkan
Contoh masing – masing negara dan produk : Perusahaan Tongda Group Holdings (China) merupakan produsen suku cadang logam berukuran kecil, dan PT. Sidomuncul.

3.      Tahap Multinasional
Model                          : Federasi Terdesentralisasi
Orientasi                      : Polisentris
Peran Unit Negara      : Menjajaki peluang lokal
Pengetahuan                : Dipertahankan dalam unit operasi
Contoh masing – masing negara dan produk : Perusahaan Dunkin Donuts (US) merupakan produsen donat, dan PT. Coca – Cola Company.

4.      Tahap Global
Model                          : Kegiatan Tersentralisasi
Orientasi                      : Campuran
Peran Unit Negara      : Pemasaran atau mencari pemasok
Pengetahuan                : Pemasaran di kembangkan dan dipakai bersama
Contoh masing – masing negara dan produk : Perusahaan Adidas ( Jerman) merupakan produsen baju dan sepatu, dan PT. Unilever Indonesia.

5.      Tahap Transnasional
Model                          : Jaringan Terpadu
Orientasi                      : Geosentris
Peran Unit Negara      : Kontribusi pada perusahan di seluruh dunia
Pengetahuan                : Semua fungsi dikembangkan dan dipakai bersama
Contoh masing – masing negara dan produk : Perusahaan Mitsubishi (Jepang) merupakan produsen mobil.



v Beberapa konsep kunci untuk memahami peluang dan tantangan pemasaran global:   Strategi Perusahaan dunia Pengelompokan.
v segmentasi .
v dan target pemasaran Kepekaan lingkungan Pengaruh yang mempersatukan dan membedakan Daur hidup produk.

Tahap tahap pengembangan korporasi transnasional :
      Tahap Satu, Domestik
·         Domestik dalam fokus, visi, dan operasi
·         Fokus pada pasar domestik, pemasok domestik, dan pesaing domestik
·         Pegamatan lingkungan bersifat lokal
·         “Bila tidak terjadi di negara ini, hal itu tidak akan terjadi” à Titanic Syndrom
·         Keputusan yang disadari
·         Dapat berkembang menjadi tahap kedua perusahaan à variasi masuk pasar, produk, teknologi baru bkn penetrasi pasar internasional

2.      Tahap Dua, Internasional
·         Memperluas pemasaran, pabrik, dan kegiatan lain di luar negeri
·         Tetap etnosentris (home country orientated)
·         Pengelompokan ke dalam divisi internasional
·         Strategy of ‘extension’ à fokus pada perluasan baruan pemasaran dalam negeri dan model bisnis
·         Global development always begins in stage two
·         “Merupakan kesalahan untuk mencoba secara simultan melkukan variasi ke dalam pelanggan baru dan pasar produk/teknologi baru”

3.      Tahap Tiga, Multinasional
·         Menemukan bhw pasar yang berbeda memerlukan beberapa penyesuaian/adaptasi
1. Pertama kali Toyota memasuki pasar US thn 1957 sbg Toyopet
2. “overpriced, underpowered, built like tanks”
·         Tidak ada kata gagal, yg ada hanya “learning”
·         Fokus multidomestik
·         Orientasi polisentrik
·         Menyesuaikan bauran pemasaran domestik agar cocok dgn pilihan dan kebiasaan pasar internasional

4.      Tahap Empat, Global
·         Strategi pemasaran global atau sourcing strategy
·         Focus globally and supply from domestic market
-          Harley Davidson (perusahaan pemasaran global)
Dirancang dan diproduksi di US, investasi di LN hanya pemasaran à pasar dunia dijadikan pasar sasaran
·         Supply domestic market from global sources
-          Gap (perusahaan dgn pemasok global)
Mencari pemasok produk di seluruh dunia tanpa mencoba utk membuat global
semua fungsi organisasi kunci
·         Memenangkan strategi bila perusahaan dpt menciptakan keunggulan bersaing dgn membatasi globalisasi dari rntai nilai à harus memahami keterbatasan dari keunggulan bersaing (not too ambitious!)

5.      Tahap Lima, Transnasional
·         Penjualan, investasi dan operasi berada di banyak negara
·         Perusahaan dunia terpaduu yang menghubungkan global markets dan global supplies
·         Geosentris  - mengakui adanya persamaan dan perbedaan dan mengadopsi pandangan dunia à Think globally act locally
·         Mengadopsi strategi global à menambah nilai
·         Aset kunci: tersebar, saling tergantung, terspesialisasi. Co: R&D
·         Co: Caterpillar – memproduksi dan merakit di berbagai Negara
-          Komponen dr berbagai negara dikirimkan ke tempat perakitan untuk kemudian 
  
dikirimkan ke pelanggan di pasar dunia
·         Pengalaman dan pengetahuan disebarkan ke seluruh dunia
-           Colgate: riset kamera video konsumen “Dishwashing in France”
·         Menyaring atau mengumpulkan informasi
·         ‘grow or die’ – aspirasi bersifat global
·         Fungsi kunci terpadu dengan dasar global (pemasaran, keuangan, R&D dsb)
·         Menyesuaikan produk dan bauran pemasaran jika perlu
-          Mercedes Benz
·         Kreasi
-          Sony Walkman

Tipologi dinamis :

TIPOLOGI DINAMIS Ada lima tahap dalam evolusi perusahaan transnaional.
Tahap-tahap ini menggambarkan perbedaan signifikan dalam strategi, caara memandang dunia, orientasi, dan praktik perusahaan yang berkecimpung di lebih dari satu Negara, salah satu perbedaan kunci dalam perusahaan di berbagai tahap ini adalah orientasi mereka.
v TAHAP PERTAMA---DOMESTIK • Orientasinya adalah etmosentris. • Focus pada pasar domestic, pemasok domestic, dan pesaing domestic. • Mottonya adalah “bila tidak terjadi di Negara ini, hal itu akan terjadi.”
 v TAHAP KEDUA---INTERNASIONAL • Masih tetap etmosentris, atau berorientasi dalam negeri, dalam orientasi dasarnya. • Fokusnya tetap pada pasar dalam negeri. v TAHAP KETIGA---MULTINASIONAL • Orientasi bergeser menjadi polisentris, yaitu asumsi bahwa pasar dan cara melakukan bisnis diseluruh dunia demikian unik. • Fockusnya adalah multidomestik, artinya perusahaan ini merumuskan strategi yang unik untuk setiap Negara tempat perusahaan melakukan bisnis.
v TAHAP KEEMPAT---GLOBAL • Mempunyai ancangan strategi yang cukkup besar dari tahap ketiga. Mempunyai strategi pemasaran global atau strategi menentukan pemasok global, tetapi tidak pernah kedua-duanya. • Focus pada dasar dan sumber daya global dari dalam negeri atau salah satu Negara lain untuk memasok pasar ini, atau akan memfokuskan pada pasar domestikdan sumber daya dari dunia untuk memasok saluran distribusi domestic.
v TAHAP KELIMA---TRANSNASIONAL • Mempunyai orientasi geosentris. • Mengadopsi strategi global yang memungkinkannya untuk meminimalkan penyesuaian di berbagai Negara pada yang benar-benar menambah nilai bagi pelanggan di Negara itu. • Aset kunci dari perusahaan transnasional tersebar, saling tergantung, dan terspesialisasi. PERSYARATAN BAGI KEBERHASILAN RENCANA PEMASARAN GLOBAL Rencana global yang berhasil merupakan satu rangkaian terpadu dari beberapa rencana pemasaran nasional yang efektif. Setiap rencana pemasaran nasiional harus berdasarkan pada tiga macam landasan. 1. Pengetahuan mengenai pasar dan lingkungan pemasaran-terutama mengenai pelanggan, pesaing, dan pemerintah. 2. Pengetahuan mengenai produk-produk formal, teknologinya, dan manfaat intinya. 3. Pengetahuan mengenai fungsi dan disiplin pemasaran. v RENCANA GLOBAL SEPERTI APA? • Mempunyai standar Rencana pemasaran global yang mempunyai standar menawarkan sejumlah keuntungan. • Terdesentralisasi Sifat umum dari pendekatan menggunakan standar dan terdesentralisasi adalah tidak adanya tanggung jawab untu analisis dan merencanakan di kantor pusat untuk program pemasaran multinegara • Interaktif Mempunyai kelebihan dibandingkan dengan standarlisasi atau rencana local, v KEBIASAAN MERENCANAKAN • Menyesuaikan pemasaran global Ada empat dimensi dari pemasaran global : fungsi bisnis, produk, unsur bauran pemasaran, dan Negara. • Rencana operasional tahunan • Pusat kompetensi




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »